<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2760992062467270120</id><updated>2011-12-01T22:26:23.194-08:00</updated><category term='analisa'/><category term='english course'/><category term='Pembelajaran abad 21'/><category term='guru profesional'/><category term='THINKQUEST'/><category term='www.kursus-inggris.com'/><category term='learning'/><category term='Teknologi'/><category term='Learn English'/><category term='teaching'/><category term='Teddy Bear'/><title type='text'>I Love Teaching and Learning</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2760992062467270120/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Nur Arifah Drajati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03984438996275083021</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3NMvNQTKgIs/TCC6-Qo_aJI/AAAAAAAAAE0/Eud5m7vM3AI/S220/arifah1.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>18</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2760992062467270120.post-3165946216168021830</id><published>2011-10-07T06:18:00.001-07:00</published><updated>2011-10-07T06:18:05.875-07:00</updated><title type='text'>Mempersiapkan Guru dan Siswa Abad 21</title><content type='html'>&lt;table cellspacing="0" cellpadding="0" border="0"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" style="font: inherit;"&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt; Mempersiapkan Guru dan Siswa Abad 21&amp;#13;&lt;br&gt; &amp;#13;&lt;br&gt; Judul di atas mengingatkan kepada kita semua bahwa jaman telah berubah dan akan terus berubah seiring dengan waktu. Demikian juga dunia pendidikan kita. Mau tidak mau, suka tidak suka pendidikan terus akan berubah seiring dengan perkembangan dan kebutuhan manusia dalam kehidupannya.&amp;#13;&lt;br&gt; Seakan kebutuhan manusia yang terus memaksa manusia untuk berkreasi, berinovasi, serta menguasai teknologi. Siswa diwajibkan belajar minimal 15 pelajaran untuk tingkat SMP dan SMA, bahkan setelah mengikuti pelajaran di sekolah, anak pun diminta orang tuanya untuk les bahasa asing, musik, sains, balet, bahkan les masak pun harus dilakoni anak. Hal ini dilakukan untuk mempersiapkan anak menjadi pribadi yang terampil dan siap menjadi manusia yang berada di abad 21.&amp;#13;&lt;br&gt; Bagaimana sekolah menyikapi hal ini? Apakah kita sebagai pendidik akan terus memberikan beban yang sangat berat pada anak didik kita? Inilah waktu yang tepat bagi guru berkreativitas dan berinovasi dalam pembelajaran.&amp;#13;&lt;br&gt; Thinkquest merupakan salah satu media dimana guru dapat berkreasi serta berinovasi dengan memanfaatkan teknologi. Thinkquest yang berparadigma konstruktivism ini berpusat pada siswa didik. Konstruktivism yang diangkat oleh Vigotsky  dan Piaget merupakan paradigma yang bertujuan pada interaksi sosial dan penemuan baru. Pembelajaran project bukanlah sesuatu yang baru. Metode ini dikembangkan di abad 16 untuk melatih mahasiswa arsitektur dan permesinan diEropa. Di abad 21 ini pembelajaran project sebagai perubahan dimana guru sebagai fasilitator dan siswa sebagai seorang yang dilatih untuk mandiri.&amp;#13;&lt;br&gt; Pada tataran pemikiran ini, pembelajar membangun informasi yang ingin diketahui oleh pembelajar itu sendiri, tanpa ada tekanan dari sang guru. Dengan demikian pembelajar dengan sadar memahami bahwa dengan mempelajari sesuatu dia akan mendapat sesuatu.&amp;#13;&lt;br&gt; Kembali pada masalah diatas bahwa para guru dan orang tua memberikan bekal pada siswa agar nantinya siswa siap memasuki dunia kerja yang sangat berbeda dengan kedua orang tuanya.&amp;#13;&lt;br&gt; Dunia kerja abad 21  mengharuskan manusia untuk saling bekerja sama dalam satu tim. Yang terjadi sekarang adalah adanya kesenjangan antara pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan di masa depan. Thinkquest dengan pembelajaran projectnya memberikan kesempatan bagi guru dan siswa untuk siap menghadapi dunia kerja di abad 21. &amp;#13;&lt;br&gt; Tidak hanya siswa yang diberikan kesempatan untuk bekerja sama. Guru pun dapat berkolaborasi dengan guru yang lain. Sebagai misal guru sains dengan guru bahasa, guru sosial dengan guru musik, guru seni rupa dengan guru bahasa asing. Dengn demikian, guru dapat berkolaborasi dalam pembelajaran project yang nantinya akan dikerjakan oleh siswa. Guru dapat saling belajar dengan sesama rekan kerja dan siswa pun senang dalam mengerjakan project karena dengan satu project, mereka mendapatkan 2 nilai sekaligus dengan mata pelajaran berbeda. &amp;#13;&lt;br&gt; Dengan demikian akan tercapai apa yang kita cita -citakan yaitu guru dan siswa abad 21. Guru dan siswa yang memiliki inovasi, kreatif, bekerja dalam tim, memiliki komunikasi yang baik, serta dapat memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran.&amp;#13;&lt;br&gt; Marilah kita siapkan guru dan siswa abad 21!&amp;#13;&lt;br&gt; &amp;#13;&lt;br&gt; Nur Arifah Drajati, M.Pd&amp;#13;&lt;br&gt; Koordinator Fasilitator ThinkQuest DKI Jakarta&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sent from Yahoo! Mail on Android&lt;/p&gt; &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2760992062467270120-3165946216168021830?l=belajar-dan-mengajar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/feeds/3165946216168021830/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/2011/10/mempersiapkan-guru-dan-siswa-abad-21_07.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2760992062467270120/posts/default/3165946216168021830'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2760992062467270120/posts/default/3165946216168021830'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/2011/10/mempersiapkan-guru-dan-siswa-abad-21_07.html' title='Mempersiapkan Guru dan Siswa Abad 21'/><author><name>Nur Arifah Drajati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03984438996275083021</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3NMvNQTKgIs/TCC6-Qo_aJI/AAAAAAAAAE0/Eud5m7vM3AI/S220/arifah1.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2760992062467270120.post-2563142327877555344</id><published>2011-02-23T20:33:00.000-08:00</published><updated>2011-02-23T20:38:30.933-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='THINKQUEST'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pembelajaran abad 21'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Teknologi'/><title type='text'>PEMANFAATAN THINKQUEST DALAM PEMBELAJARAN SEBAGAI  MEDIA AJAR BAGI GURU ABAD 21</title><content type='html'>&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;    &lt;w:usefelayout/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-priority:99;  mso-style-qformat:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;  mso-para-margin-top:0in;  mso-para-margin-right:0in;  mso-para-margin-bottom:10.0pt;  mso-para-margin-left:0in;  line-height:115%;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:11.0pt;  font-family:"Calibri","sans-serif";  mso-ascii-font-family:Calibri;  mso-ascii-theme-font:minor-latin;  mso-hansi-font-family:Calibri;  mso-hansi-theme-font:minor-latin;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10pt;color:black;"   &gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12pt;color:black;"   &gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:10pt;color:black;"   &gt;Teknologi dalam pembelajaran sebenarnya bukanlah hal yang baru. Teknologi dimanfaatkan dalam pembelajaran sudah dilakukan dalam beberapa dekade. Dimulai dengan pemanfaatan alat rekam, laboratorium, dan video telah digunakan sejak tahun 1960 an dan sampai sekarang masih digunakan dalam kelas sampai saat. Pemanfaatan media pembelajaran tersebut banyak disebut sebagai CALL (Computer Assisted Language Learning).&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:12pt;color:black;"   &gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:10pt;color:black;"   &gt;Seiring dengan perkembangan jaman, teknologi berkembang pesat dengan pemanfaatan komputer dalam pembelajaran. Banyak perubahan yang terjadi, salah satunya adalah perubahan soal pilihan ganda menjadi isian yang harus diisi siswa.  Demikian juga pemanfaatan web yang mulai muncul di tahun 1990 an dan dikenal dengan TELL ( Technology Enhanced Language Learning). Perkembangan ini memberikan kemungkinan atas pemanfaatan internet dan teknologi komunikasi.&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:12pt;color:black;"   &gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:10pt;color:black;"   &gt;Meskipun pemanfaatan internet sampai sekarang masih mengalami kendala, perkembangan dari pemanfaatan teknologi  menjadi hal yang penting untuk dikembangkan dan dan sekarang telah menjadi tren bagi pembelajaran di berbagai bidang pelajaran. Hal ini sangat dimungkinkan dengan perkembangan akses internet, pembelajar muda tumbuh sejalan dengan perkembangan teknologi, teknologi khususnya internet memberikan kesempatan bagi pembelajar untuk mempelajari hal yang nyata, dan dengan internet, serta siswa mendapatkan kesempatan untuk belajar secara kolaboratif dengan siswa dari  belahan daerah yang lain.&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:12pt;color:black;"   &gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:10pt;color:black;"   &gt;Websites adalah salah satu alat yang paling mudah dan alat yang paling sedikit memberikan stress bagi siswa dalam proses pembelajaran. Jutaan koleksi sumber belajar dengan berbagai tingkat pembelajar dan dengan variasi topik pembelajaran.&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:12pt;color:black;"   &gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:10pt;color:black;"   &gt;Thinkquest sebagai salah satu web pendidikan yang memberikan kesempatan bagi guru dan siswa untuk berbagi pengetahuan, metode belajar, latihan, yang berpusat pada 7 keterampilan hidup yaitu berpikir kritis, kreatif, inisiatif, kolaboratif, problem solver, dan mengarahkan siswa untuk dapat memahami budaya. Guru yang diharapkan adalah guru yang professional yang memiliki pengetahuan dan mengarahkan siswa didiknya untuk dapat memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran. Dengan memanfaatkan ThinkQuest dalam pembelajaran sehari-hari, guru menjadi fasilitator yang mengarahkan siswanya untuk dapat menghadapi dunia kerja yang nyata yang membutuhkan 7 keterampilan hidup tersebut diatas. &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:12pt;color:black;"   &gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:12pt;color:black;"   &gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:10pt;color:black;"   &gt;ThinkQuest berbasis pada pembelajaran project. Website ini memberikan wacana bagi guru untuk memulai program pembelajaran yang dapat disusun waktunya (short term ataupun long term). Dalam hal ini, guru membutuhkan waktu untuk membuat perencanaan yang matang disesuaikan dengan kurikulum dan kemampuan siswa dalam melaksanakan project &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;tersebut. &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:12pt;color:black;"   &gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:10pt;color:black;"   &gt;Pembelajaran project  dapat disusun dari yang sederhana sampai pada tataran tingkat tinggi. Siswa dapat melaksanakan riset kecil dan hasilnya dapat dipresentasikan di depan siswa dan guru. Sebagai contoh project sederhana adalah ‘My favourite actor’. Di project ini siswa dapat memberikan pendapat, Tanya jawab antar siswa dan guru, serta mengadakan debat atas actor yang menjadi favoritnya. Untuk tataran tingkat tinggi contohnya adalah ‘Global Warming’. Project ini dapat melibatkan lebih dari 1 disiplin ilmu misal biologi, kimia, bahasa, sosial, dan ekonomi. &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:12pt;color:black;"   &gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:10pt;color:black;"   &gt;Dengan adanya pemanfaatan ThinkQuest dalam pembelajaran, diharapkan siswa dapat siap menghadapi dunia kerja dan meningkatkan keterampilan hidup mereka. Demikian juga guru dapat membekali siswa didik mereka dengan pembelajaran bermakna&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:12pt;color:black;"   &gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2760992062467270120-2563142327877555344?l=belajar-dan-mengajar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/feeds/2563142327877555344/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/2011/02/pemanfaatan-thinkquest-dalam.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2760992062467270120/posts/default/2563142327877555344'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2760992062467270120/posts/default/2563142327877555344'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/2011/02/pemanfaatan-thinkquest-dalam.html' title='PEMANFAATAN THINKQUEST DALAM PEMBELAJARAN SEBAGAI  MEDIA AJAR BAGI GURU ABAD 21'/><author><name>Nur Arifah Drajati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03984438996275083021</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3NMvNQTKgIs/TCC6-Qo_aJI/AAAAAAAAAE0/Eud5m7vM3AI/S220/arifah1.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2760992062467270120.post-8853312496976938958</id><published>2010-11-30T03:32:00.000-08:00</published><updated>2010-11-30T03:34:03.156-08:00</updated><title type='text'>Join The Action</title><content type='html'>&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/ADMINI%7E1/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-12.png" alt="" /&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/ADMINI%7E1/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-13.png" alt="" /&gt;&lt;!--[if !mso]&gt; &lt;style&gt; v\:* {behavior:url(#default#VML);} o\:* {behavior:url(#default#VML);} w\:* {behavior:url(#default#VML);} .shape {behavior:url(#default#VML);} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves&gt;false&lt;/w:TrackMoves&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;    &lt;w:usefelayout/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-priority:99;  mso-style-qformat:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;  mso-para-margin-top:0in;  mso-para-margin-right:0in;  mso-para-margin-bottom:10.0pt;  mso-para-margin-left:0in;  line-height:115%;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:11.0pt;  font-family:"Calibri","sans-serif";  mso-ascii-font-family:Calibri;  mso-ascii-theme-font:minor-latin;  mso-hansi-font-family:Calibri;  mso-hansi-theme-font:minor-latin;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;THINKQUEST - JOIN THE ACTION&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Thinkquest is one of the learning tool that SMA Labschool Jakarta joined since 2008. This kind of learning web that can be used for broadening students’ learning, especially in making use of technology and their English. This web was designed by Oracle and now it is used for students all around the world. By using and making a project in ThinkQuest, students will create a project that help them to face 21 st century learning which have seven crucial issues, they are communication, technology, cross-culture understanding, teamwork, creativity, and solving problem.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;On last 22-25 November 2010, one of the teachers in SMA Labschool joined the PLI (Project Learning Institute) that held by ThinkQuest. She is Nur Arifah Drajati who participate in this project and she had to spend 96 hours to do virtual learning and in class training to become this member. She also got the best performance in this event. By having this great chance, hopefully the students will get knowledge and information related to all subjects in schools. Since in ThinkQuest there is 700,000 web library that the students can explore and make a learning project with their team.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;There is ThinkQuest competition 2011 that the students can join it. The prize is going to San Fransisco with their parents and with their teams. Also, they will get a luxurious laptop (@US1,400)!!!. That’s great prize, isn’it?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;So, don’t be late and join the action!&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Ms Arifah (drajati@yahoo.com)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/ADMINI%7E1/LOCALS%7E1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image002.jpg" width="138" height="193" /&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/ADMINI%7E1/LOCALS%7E1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image004.jpg" width="142" height="193" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2760992062467270120-8853312496976938958?l=belajar-dan-mengajar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/feeds/8853312496976938958/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/2010/11/join-action.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2760992062467270120/posts/default/8853312496976938958'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2760992062467270120/posts/default/8853312496976938958'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/2010/11/join-action.html' title='Join The Action'/><author><name>Nur Arifah Drajati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03984438996275083021</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3NMvNQTKgIs/TCC6-Qo_aJI/AAAAAAAAAE0/Eud5m7vM3AI/S220/arifah1.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2760992062467270120.post-8262422327152570439</id><published>2009-06-03T04:35:00.000-07:00</published><updated>2009-06-03T04:37:26.219-07:00</updated><title type='text'>REFRESHING MY MIND</title><content type='html'>REFRESHING MY MIND&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah 8 bulan berlalu, tidak terasa 4 bulan lagi aku akan naik ke kelas sebelas SMA. Itu berarti tugasku akan menjadi lebih berat dan umurku menjadi 1 tahun lebih tua. Ya… memang harus begitu hidup ini. Terus bertambah dan bertambah. Wali kelasku bertambah galak dan orang tuaku juga bertambah cerewetnya. Aku ndisuruh belajar, belajar, danbelajar terus. Les  matematika lah, les fisika lah, les bahasa Inggris lah, sampai pusing aku dibuatnya. Apalagi sekarang aku harus berangkat lebih pagi lagi karena masuk jam 06.30 dan itu bearti mengurangi waktu tidurku. Ugh…capek banget rasanya sekolah. Aku pingin sesuatu yang berbeda!!!&lt;br /&gt;Hari ini aku berangkat pagi jam 5 dari rumah karena rumahku di Cibubur. Kalau tidak berangkat jam segitu, pasti deh aku telat dan aku ndisuruh pulang oleh guru BK ku. Sambil terkantuk-kantuk di mobil aku bermimpi aku di suatu tempat yang enak banget danb aku bermain dengan teman-temanku. Hey… bangun, bangun, udah sampe nih. Yah, ternyata temanku membangunkan aku, sudah selesai deh mimpi indahku. Aku turun dari mobil jemputanku dan aku masuk kelasku yang sudah duduk beberapa temanku.&lt;br /&gt;Hari ini hari senin, itu artinya jam pertama adalah wali kelasku masuk jam pertama. Ugh, sebel deh. Pasti ditanya bagaimana nilai-nilaiku dalam seminggu ini. Apalagi aku juga belum memperbaiki nilai-nilaiku yang belum tuntas. Pasti aku nanti yang dipanggil pertama kali. Aku harus mencari alasan yang tepat jika wali kelasku menanyakan nilaiku. Jam 06.30 tepat dan wali kelasku datang dengan muka serius dan sangar. Menakutkan…hiii. “Assalaamualaikum.” Aku dan teman-temanku menjawab ‘wa alaikum salam”. “ Apa kabar? Mudah-mudahan sehat semua ya”. Dalam hatiku, tumben agak ramah, pasti ada maunya nih wali kelasku, pikiran negatif mulai menyerangku. “Ibu ada ide nih, apakah kalian mau mendengarkan?, tanya guruku yang sebenarnya cantik tapi agak judes mukanya ini. “Mau!!!’, ramai-ramai temanku menjawab dengan semangat. “Begini, Ibu punya ide apakah kalian mau refreshing ke tempat dimana kalian bisa bermain sepuas kalian?” “Mau!!!”, dengan semangat yang membara kami menjawab. Senyum mulai mengembang di mukaku. “Mau kemana ya kira-kira?” “ke Anyer Bu”. “ke Puncak”. “ok, ok, Ayo, sekarang kalian buat program bermain, kita disana tidak boleh belajar, boleh bermain sepuas kalian, bagaimana?” “Wow, ok banget nih”, celoteh si Ria yang memang demen main tapi nilainya hancur-hancuran.  Eh, aku juga sempat melirik teman-temanku yang memang pintar dan jenius kebingungan. Pikiran mereka memang hanya belajar, belajar, dan nilainya bagus semua. Aku sendiri yang notabene nilai pas-pasan juga agak terkaget-kaget dengan ide guruku yang agak nyleneh ini. Tapi dari lubuk hatiku yang terdalam aku senang sekali, hatiku berbunga-bunga karena impianku pagi tadi ternyata menjadi kenyataan.&lt;br /&gt;Hari yang ditunggu datang. Dengan tas kecil yang berisi 2 potong baju, aku menuju ke rombongan teman-temanku. Ya…, hari ini kita akan pergi ke Sukabumi.Setelah satu jam perjalananan, kami sampai ke sebuah villa yang lumayan lengkap fasilitasnya, ada kolam renang yang bersih, lapangan futsal, lapangan basket, bola ping pong dan masih banyak lagi. Wow…that’s really great. Sampai sana, langsung kita jalan-jalan sebentar, terus main basket dengan teman-temanku, setelah itu berenang dan main-main di kolam renang, terus…terus…terus main dan main terus. Aku menikmati hari itu sepuasku. &lt;br /&gt;Sampailah sholat Maghrib. Guruku yang galak datang lagi nih. “Yuk, kita sholat Maghrib dulu, nanti mainnya diteruskan ya.” Guruku ini memang lucu, kadang galak, kadang lucu seperti anak kecil, dan kadang juga menyebaikan. Ok, kita sholat Maghrib bersama.&lt;br /&gt;Malam menjelang. Guruku mengajak kami semua untuk berkumpul. “Anak-anak, kita hari ini berkumpul, pertama untuk refreshing dan kedua Ibu akan umumkan bahwa kemungkinan ada teman-teman kita yang akan tinggal kelas. Jadi acara ini kita buat juga untuk perpisahan dengan teman-teman yang tidak naik kelas, karena Ibu lihat tidak ada perubahan dalam pola belajarnya. Hidup ini pilihan, kalian diberikan pilihan yang terbaik untuk kalian sendiri, hidup kalian dan masa depan kalian. Jika kalian memilih untuk tinggal kelas itu artinya menurut kalian itu yang terbaik untuk kalian. Ibu adalah orang lain yang mempunyai tugas untuk membimbing kalian dengan harapan kalian bisa meningkatkan diri kalian dan juga meningkatkan prestasi kalian. Orang tua kalian juga hanya bisa mendukung dengan berbagai fasilitas, tetapi yang manjalani kalian sendiri. Sekarang kalian boleh merenung dan merenung, bagaimana dengan hidup kalian selama ini dan bagaimana hidup kalian nanti 15 tahun yang akan datang.”&lt;br /&gt;“mmm…. Iya ya benar juga kata guru kita ini. Kita bukan tergantung orang lain terus selama hidup kita ini. Kita harus mandiri dan mau tidak mau kita harus sadar bahwa belajar ini adalah untuk kita sendiri, bukan untuk orang lain, “kata ketua kelas sambil mukanya berpikir keras.”Ayo, kita berjanji untuk diri sendiri bahwa kita bisa naik kelas semua dan kita harus berprestasi,”ajak ketua kelas lagi.&lt;br /&gt;Sudah 1 minggu belajar di kelas dan kelas menjadi lebih serius belajar. Kami sadar sekarang waktunya untuk bangkit dan bangun dari tidur yang panjang. Kami ingin berubah menjadi seorang yang lebih baik dan lebih baik sepanjang hidup kami. Kami tinggalkan masa lalu dan kami jelang kehidupan belajar yang lebih menyenangkan…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2760992062467270120-8262422327152570439?l=belajar-dan-mengajar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/feeds/8262422327152570439/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/2009/06/refreshing-my-mind.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2760992062467270120/posts/default/8262422327152570439'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2760992062467270120/posts/default/8262422327152570439'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/2009/06/refreshing-my-mind.html' title='REFRESHING MY MIND'/><author><name>Nur Arifah Drajati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03984438996275083021</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3NMvNQTKgIs/TCC6-Qo_aJI/AAAAAAAAAE0/Eud5m7vM3AI/S220/arifah1.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2760992062467270120.post-6906644706694743047</id><published>2009-05-06T22:07:00.000-07:00</published><updated>2010-07-20T20:43:41.578-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='guru profesional'/><title type='text'>Menjadi Guru Profesional</title><content type='html'>“Menjadi guru?” Itulah kata-kata yang diucapkan oleh salah satu anak didik saya dengan nada heran bahkan mencibir pada saat saya sedang menjelaskan kepada mereka tentang karir masa depan. Dalam hati, saya dulu juga seperti murid saya pada saat saya masih duduk di bangku SMA 15 tahun yang lalu. Jika bisa jangan jadi guru, jika bisa yang lain, pikir saya saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi itu dulu. Sekarang saya bangga menjadi guru. Dalam kurun waktu 6,5 tahun, saya sudah diproses Tuhan untuk bisa mencoba menjadi guru Bahasa Inggris yang mulai mencintai dunia pendidikan. Saya mengajar dari TK sampai SMA dengan dunia-dunia yang sangat menakjubkan saya bahwa mendidik anak adalah bagian hidup saya yang sangat penuh dengan dinamika. Kadang-kadang sedih melihat anak didik saya tidak bisa mengerjakan apa yang saya ajarkan dan senang pada saat melihat anak didik sudah lulus ataupun kuliah di perguruan tinggi. Tingkah polah mereka memberikan warna dalam hidup saya dengan kesedihan, senyuman dan kegembiraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi guru profesional adalah cita-cita saya dan mungkin akan menjadi cita-cita semua guru di dunia jika kita semua paham akan makna apa itu guru profesional, bagaimana menjadi guru profesional, dan untuk apa menjadi guru profesional. Guru professional tidaklah sekedar harga yang harus dibayar dengan uang, tetapi sungguh dalam makna di balik keprofesionalan seorang guru dimana nantinya seorang guru harus mempertanggungjawabkan  kepada Tuhan apa yang telah diajarkan kepada anak-anak didiknya.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdapat tujuh hal yang sering dilakukan oleh guru yaitu (1) tidak mau membuat perencanaan pembelajaran yang efektif dan efisien, (2) guru tidak memberikan nasihat sebelum siswa berperilaku negative,(3) melakukan disiplin yang otoriter, (4) menyamakan kemampuan peserta didik, (5) guru merasa paling pandai sehingga tidak mau belajar lagi, (6) melakukan diskriminasi terhadap anak didik, dan (7) memaksa hak peserta didik untuk memiliki pendapat yang sama. Ketujuh hal ini merupakan kesalahan yang sangat sering dilakukan oleh guru yang seharusnya tidak dilakukan oleh guru apalagi guru profesional&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai guru yang memiliki peran kompleks baik kepada peserta didik dalam proses pembelajaran, guru dapat menciptakan pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan. Ada beberapa cara yang dapat ditempuh oleh guru dalam mencapai pembelajaran yang diinginkan. Beberapa diantaranya adalah menggunakan keterampilan bertanya kepada peserta didik, memberikan variasi model pembelajaran, menjelaskan dengan cara yang mudah dimengerti oleh siswa, dan guru dapat membimbing siswa dalam diskusi yang menarik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain hal-hal yang dapat dilakukan oleh guru dalam rangka menjadi guru profesional, ada 1 hal yang sampai sekarang masih sulit dilakukan oleh guru karena berbagai alasan, beberapa diantaranya adalah keterbatasan waktu dan biaya. Satu hal tersebut adalah, guru wajib melaksanakan penelitian tindakan kelas. Penelitian ini harus dilakukan oleh guru dalam rangka mengetahui apakah ada kesulitan-kesulitan yang dialami oleh peserta didik dalam belajar. Jika memang terdapat kesulitan, melalui penelitian tindakan kelas inilah, guru dapat menemukan cara bagaimana mengatasi kesulitan belajar tersebut sehingga akan tercapai PAIKEM (pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang terakhir yang tidak kalah pentingnya adalah menjadi guru yang profesional dapat diartikan sebagai guru yang dapat mengembangkan kecerdasan emosinya dan spiritualnya, dapat mengembangkan kreatifitas dalam pembelajaran, guru yang dapat mendisiplinkan peserta didik dengan kasih sayang, dan guru yang dapat meningkatkan kualitas dirinya dan kualitas peserta didiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang terakhir dan tidak kurang pentingnya adalah menjadi guru adalah suatu profesi dimana terdapat tanggungjawab atas diri sendiri, orang lain, lingkungan, dan yang paling penting adalah kepada Tuhan yang Maha Esa.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2760992062467270120-6906644706694743047?l=belajar-dan-mengajar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/feeds/6906644706694743047/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/2009/05/menjadi-guru-profesional.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2760992062467270120/posts/default/6906644706694743047'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2760992062467270120/posts/default/6906644706694743047'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/2009/05/menjadi-guru-profesional.html' title='Menjadi Guru Profesional'/><author><name>Nur Arifah Drajati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03984438996275083021</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3NMvNQTKgIs/TCC6-Qo_aJI/AAAAAAAAAE0/Eud5m7vM3AI/S220/arifah1.JPG'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2760992062467270120.post-3350545159392392229</id><published>2009-05-06T21:44:00.000-07:00</published><updated>2009-05-06T22:00:01.682-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='analisa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='www.kursus-inggris.com'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='english course'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='teaching'/><title type='text'>ANALISA KONTRASTIF PENGANDAIAN  BAHASA INDONESIA  DENGAN BAHASA INGGRIS</title><content type='html'>PENDAHULUAN&lt;br /&gt;Analisa kontrastif ádalah analisa yang digunakan dalam mencari suatu perbedaan yang sering membuat pembelajar bahasa kedua mengalami kesulitan dalam memahami suatu materi bahasa.[1] Dengan adanya analisa kontrastif ini diharapkan dapat memahami  bahasa kedua atau bahasa asing dengan lebih mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada dasarnya analisa kontrastif dapat dibedakan dalam beberapa bagian. Secara gramatikal atau struktural, dan sintaksis. Untuk analisa gramatikal yaitu analisa yang berdasar pada tata bahasa dari masing-masing bahasa pertama dan kedua, analisa sintaksis adalah analisa yang berdasar pada asal kata atau bagaimana memaknai statu bahasa dan analisa pragmatik adalah analisa yang berdasar pada penggunaan bahasa tersebut baik secara formal maupun informal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan adanya analisa tersebut diatas diharapkan pengajar ataupun pembelajar bahasa dapat lebih mudah dalam belajar bahasa dan tidak mengalami kesulitan dalam memahami dan menggunakan bahasa yang dipelajari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan adanya tulisan ini, diharapkan penulis dapat lebih memahami tentang manfaat analisa kontrastif dan menjadikannya sebagai bahan pertimbangan dalam mengajar bahasa Inggris. Selain itu, diharapkan para pembaca dapat memanfaatkan tulisan ini sebagai bahan bacaan untuk meminimalisasi perbedaan yang terjadi dan bagaimana memahami salah satu aspek bahasa kedua atau bahasa asing dengan lebih mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Latar Belakang&lt;br /&gt;Berdasar pada kurikulum KTSP 2006, pengajaran Bahasa Inggris untuk SMA mencakup 4 keterampilan bahasa yaitu menyimak (listening), berbicara (speaking), membaca (reading), dan  menulis (writing).[2] Untuk pengajaran tata bahasa atau grammar tidak secara tersurat tercakup dalam kurikulum tersebut. Meskipun demikian, pengajaran grammar menjadi suatu kesatuan dalam pengajaran keempat keterampilan bahasa seperti yang telah tertulis di atas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengajaran Bahasa Inggris tidak lepas dari pengajaran tata bahasa atau disebut juga dengan grammar. Meskipun terkadang menjadi polemik bagi pengajar apakah masih perlu mengajar tata bahasa pada aspek pengajaran bahasa Inggris. Dengan kesan yang monoton, pengajaran grammar ini menjadi tidak menarik, baik bagi siswa maupun guru. Beberapa guru mencoba dengan berbagai teknik dalam pengajaran grammar ini, tetapi masih saja mengalami kesulitan dalam memberi pemahaman kepada siswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu materi grammar yang sangat sulit dipahami oleh siswa adalah pengandaian (conditional sentence). Dari sekolah dasar, siswa telah diajarkan pengandaian ini dan terus berulang sampai mereka menapak jenjang sekolah menengah atas dengan derajat dan tingkat yang lebih tinggi. Guru harus mengulang setiap mengajarkan pengandaian di tingkat awal setiap kali akan mengajarkan pensyaratan di tingkat lebih tinggi. Demikian kejadian ini terus berulang. Mengapa terjadi demikian? &lt;br /&gt;Dalam makalah ini diulas dan akan diteliti penyebab terjadinya kesulitan belajar dalam memahami grammar khususnya pengandaian  atau conditional sentence Bahasa Inggris sebagai bahasa asing dengan perbandingan pengandaian di dalam Bahasa Indonesia sebagai bahasa pertama. Dengan demikian diharapkan akan memberikan suatu kemudahan dalam mengajar dan memberi pemahaman tentang pengandaian atau conditional sentence  Bahasa Inggris di dalam kelas dan berdampak pada pemanfaatan bahasa asing untuk komunikasi baik lisan maupun tertulis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Masalah Penelitian&lt;br /&gt;Penelitian ini dirumuskan sebagai berikut:&lt;br /&gt;(1)   Bagaimana kalimat pengandaian dalam Bahasa Indonesia?&lt;br /&gt;(2)   Bagaimana kalimat pengandaian dalam Bahasa Inggris?&lt;br /&gt;(3)   Bagaimana perbandingan kalimat pengandaian dalam Bahasa &lt;br /&gt;      Indonesia dan  Bahasa Inggris? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Pembatasan Masalah&lt;br /&gt;      Dalam penelitian ini penulis membatasi kajian penelitian dengan berfokus pada kalimat-kalimat yang ada dalam buku Understanding and Using English Grammar karangan Betty Schrampfer Azar dan Penggunaan Preposisi dan Konjungsi dalam Bahasa Indonesia karangan Abdul Chaer serta Tata Bahasa Indonesia karangan Gorys Keraf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Perumusan Masalah&lt;br /&gt;Masalah dalam penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut: &lt;br /&gt;Bagaimana tingkat perbandingan kalimat pengandaian pada bahasa Indonesia dan bahasa Inggris?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Tujuan Penelitian&lt;br /&gt;Tujuan penulisan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tingkat perbandingan kalimat pengandaian dalam bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;F. Manfaat Hasil Penelitian&lt;br /&gt;Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang dapat dijadikan acuan bagi pengajaran Bahasa Inggris pada umumnya dan khususnya berkaitan dengan kalimat pengandaian. Manfaat yang dimaksud adalah:&lt;br /&gt; Manfaat Praktis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan model penelitian guna meningkatkan keterampilan berbahasa, khususnya yang berkaitan dengan kalimat pengandaian dalam bahasa Inggris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil penelitian ini juga diharapkan dapat dijadikan acuan oleh pengajar bahasa dalam menentukan model pemecahan masalah yang berkaitan dengan pengajaran di kelas, khususnya kalimat pengandaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Penelitian ini diharapkan pula dapat membuka wawasan penulis dan mahasiswa lain pada pengetahuan Bahasa Inggris khususnya tentang kalimat pengandaian dalam bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manfaat Teoritis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manfaat teoritis dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan ilmu pendidikan bahasa terutama pada aspek pengajaran grammar atau tata bahasa khususnya kalimat pengandaian dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Landasan Teori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Analisis Kontrastif&lt;br /&gt;     Prinsip-Prinsip Dasar Analisis Kontrastif&lt;br /&gt;     Menurut Halliday terdapat dua prinsip pada analisis kontrastif, yaitu memerikan sebelum membandingkan dan membandingkan pola-pola tertentu dan bukan bahasa secara keseluruhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada prinsip pertama kita tidak dapat membandingkan cara kerja sejumlah bahasa sebelum kita memerikan cara kerja masing–masing bahasa itu. Jika kita ingin menggunakan bahasa ibu sebagai bahan perbandingan dalam mempelajari bahasa asing, kita tidak cukup hanya bisa berbahasa ibu tetapi kita juga harus menguasai bahasa yang akan kita bandingkan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada prinsip kedua, kita tidak dapat membandingkan bahasa Indonesia dengan bahasa Inggris secara keseluruhan. Yang dapat diperbandingkan adalah salah satu atau beberapa unsur atau pola yang terdapat pada masing-masing bahasa pengandaian yang dibandingkan. Dan kita tidak dapat menarik kesimpulan dari kedua perbandingan ini karena setiap pola perbandingan dibahas secara terpisah. Hal ini sesuai dengan penelitian ini, yang membandingkan kalimat pengandaian dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.  [3]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahap-Tahap Analisis Kontrastif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam setiap perbandingan kita mengikuti tiga tahapan Anakon berikut ini: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Mendeskripsikan ciri-ciri yang akan diperbandingkan dari masing-masing bahasa, yaitu memaparkan pokok bahasan secara menyeluruh yang mencakup hal arti, fungsi dan atribut dari ciri-ciri tersebut.[4]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b.Memastikan bahwa ciri-ciri tersebut dapat dibandingkan. Untuk itu sebelumnya harus dapat diperlihatkan padanan kontekstualnya yang memungkinkan ciri itu dapat dibandingkan. Tetapi bila padanan struktur itu tidak muncul dalam terjemahan maka ciri-ciri itu tidak perlu diperbandingkan.[5]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Setelah ciri-ciri yang akan diperbandingkan dipaparkan atau dideskripsikan dan telah jelas bahwa ciri itu dapat diperbandingkan maka langkah selanjutnya adalah membandingkan ciri-ciri dari kedua bahasa itu dengan melihat persamaan dan perbedaan didalamnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B.Pengandaian dalam Bahasa Indonesia&lt;br /&gt;Menurut Gorys Keraf, pengandaian dalam bahasa Indonesia ditandai dengan adanya kata penghubung atau conjunction yaitu jika, andaikata, asal, asalkan, jikalau, sekiranya, dan seandainya.[6]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdapat dua makna pengandaian di dalam bahasa Indonesia, yaitu sebagai persyaratan dan pengandaian. Pengandaian mempunyai makna syarat bagi terlaksananya apa yang tersebut pada klausa inti. Secara jelas hubungan ini ditandai dengan kata penghubung jika, apabila, kalau, asalkan, asal, manakala dan jikalau. Sebagai contoh adalah kalimat berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1)   Kemauan untuk hidup ini akan ada jika di dalam diri seseorang ada perasaan bahwa dia dibutuhkan oleh lingkungannya.&lt;br /&gt;Kalimat diatas terdiri dari tiga klausa yaitu 1) kemauan untuk hidup ini akan ada  sebagai klausa inti , 2) di dalam diri seseorang ada perasaan, 3) dia dibutuhkan oleh lingkungannya. Klausa 2 dan kausa 3 merupakan klausa bawahan yang menyatakan ‘syarat’ bagi terlaksananya apa yang tersebut pada klausa inti.&lt;br /&gt;Contoh pada kalimat lain adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2)   Apabila hal itu terjadi juga, aku akan mencelanya di depan siapa saja tanpa mempedulikan kesopanan bahasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(3)   Aku hanya dapat berjumpa dengan mereka pada waktu-waktu libur sekolah atau pada hari Sabtu dan Minggu bila mereka tidak mendapat hukuman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(4)   Bilamana hujan turun agak lebat, daerah itu tentu tergenang air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(5)   Jikalau aku dapat lulus dari SMA, aku akan melanjutkan pelajaranku ke Fakultas Sastra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungan makna pensyaratan sebagai pengandaian  terjadi apabila klausa bawahan menyatakan suatu andaian, suatu syarat yang tidak mungkin terlaksana bagi klausa inti sehingga apa yang dinyatakan oleh klausa inti juga tidak mungkin terlaksana. Pengandaian ini ditandai dengan adanya kata-kata seperti andaikan, andaikata, seandainya, sekiranya, dan seumpama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa kalimat di bawah ini merupakan contoh dari kalimat pensyaratan yang merupakan pengandaian dalam bahasa Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1)               Andaikan gadis itu tidak suka padamu, engkau harus menjamin dia kecuali bila ia berkeberatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2)               Andaikata nona maju ke pengadilan, tentu perkara ini akan disidangkan dan tentu perhatian pers dan publik yang sudah mereda itu akan hangat kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(3)               Seandainya engkau tidak hadir malam itu, kami tidak akan mendapat uang sedemikian banyaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(4)               Aku tidak dapat memikirkan apa yang akan terjadi seumpama dia tidak ada disana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambahkan menurut Abdul Chaer, konjungsi andaikata mempunyai fungsi untuk menggabungkan menyatakan syarat untuk diandaikan di depan klausa yang menjadi anak kalimat dari suatu kalimat majemuk bertingkat.[7]&lt;br /&gt;Contoh :&lt;br /&gt;1.      Andaikata kamu tidak datang, saya akan menggantikan kamu memimpin rapat ini.&lt;br /&gt;2.      Saya akan membelikan kamu sebuah mobil baru andaikata saya Menang  lotre 100 juta.&lt;br /&gt;3.      Generasi mendatang tidak akan mengenal cómodo andaikata binatang langka itu tidak dilindungi.&lt;br /&gt;Secara fungsional andaikata sama dengan kata penghubung kalau dan jika, tetapi secara semantik berbeda. Kalau dan jika menyatakan syarat yang harus dipenuhi sedangkan andaikata menyatakan syarat yang diandaikan dan tidak selalu dipenuhi.&lt;br /&gt;Secara agak bebas dapat digunakan kata penghubung andaikan dan seandainya dengan fungsi dan arti yang sama dengan kata penghubung andaikata.&lt;br /&gt;C. Pengandaian dalam Bahasa Inggris&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Bahasa Inggris, menurut Azar, pengandaian atau disebut juga dengan Conditional Sentence memiliki tiga macam, yaitu 1) pengandaian yang digunakan untuk kejadian benar pada masa kini atau masa yang akan datang, 2) pengandaian yang tidak benar di masa kini atau masa datang, 3) pengandaian yang tidak benar di masa lalu. Penggunaan pengandaian ini memiliki penggunaan dan syarat-syarat tertentu.[8]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.      Pengandaian yang digunakan untuk kejadian benar pada masa kini dan masa akan datang &lt;br /&gt;Terdapat syarat-syarat dalam menggunakan pengandaian jenis ini, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a.      Kalimat pengandaian jenis ini digunakan untuk mengandaikan kegiatan rutin atau pada situasi yang rutin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b.      Digunakan untuk memperkirakan falta yang akan terjadi di masa kini atau masa akan datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c.      Menggunakan bentuk simple present yakni:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;If + subyek +kata kerja 1+obyek, subyek +will + kata verja 1&lt;br /&gt;Contoh :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;If I don’t eat breakfast, I will always get hungry during class &lt;br /&gt;(Jika saya tidak makan pagi, saya akan lapar selama ada di kelas).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;If the weather is nice tomorrow, we will go on a picnic.&lt;br /&gt;(Jika cuaca cerah besok, kita akan pergi bertamasya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.      Pengandaian yang digunakan untuk kejadian yang tidak terjadi pada saat kini dan masa akan datang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat Pengandaian ini digunakan untuk mengekspresikan bahwa sesuatu terjadi dengan sebaliknya atau berlawanan dengan kenyataannya dan digunakan pada masa kini dan akan datang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentuk dari kalimat pengandaian ini adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;If + subyek+kata kerja 2, subyek+would+kata kerja 1&lt;br /&gt;Contoh kalimat:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;If I taught this class, I wouldn’t give tests.&lt;br /&gt;(Jika saya mengajar kelas ini, saya tidak akan memebrikan tes, kenyataannya saya tidak mengajar kelas ini).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;If I were you, I would accept their invitation.&lt;br /&gt;( Jika saya menjadi anda, saya akan menerima undangan itu , kenyataannya adalah saya bukanlah anda sehingga saya tidak menerima undangan itu).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.      Pengandaian yang digunakan untuk kejadian yang tidak benar (berlawanan dengan kenyataan) di masa lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat ini digunakan untuk mengekspresikan sesuatu yang tidak pernah terjadi di masa lampau. Rumus kalimat ini adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;If +subyek +had + kata kerja 3, subyek+ would+have+kata kerja 3&lt;br /&gt;Contoh dalam kalimat adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;If you had told me about the problem, I would have helped you.&lt;br /&gt;(jika anda mengatakan masalah itu, saya akan membantu anda,  kenyataannya bahwa anda tidak mengatakan masalah itu dan saya tidak akan membantu anda).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;If they had studied, they would have passed the exam.&lt;br /&gt;(jika mereka belajar, mereka akan lulus ujian itu, kenyataannya bahwa mereka tidak belajar dan mereka tidak lulus ujian).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;METODOLOGI PENELITIAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; A.     Tujuan Khusus Penelitian&lt;br /&gt;Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh data tentang perbandingan kalimat pengandaian pada bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B.    Obyek Penelitian&lt;br /&gt;            Contoh kalimat bahasa Inggris dalam buku Understanding and Using English Grammar karangan Betty Schrampfer Azar dan dipadankan dengan Penggunaan Preposisi dan Konjungsi dalam Bahasa Indonesia karangan Abdul Chaer serta Tata Bahasa Indonesia karangan Gorys Keraf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; C.    Fokus dan Sub Fokus Penelitian&lt;br /&gt;Penelitian ini difokuskan pada kalimat bahasa Inggris dan bahasa Indonesia yang mengandung  pengandaian. Sub fokus pada penelitian ini adalah:&lt;br /&gt;1.      Pengandaian pada bahasa Indonesia&lt;br /&gt;2.      Pengandaian pada bahasa Inggris&lt;br /&gt;3.      Perbandingan pengandaian pada bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D.    Metode Penelitian&lt;br /&gt;Penelitian ini merupakan kualitatif dengan teknik analisis descriptive analysis dengan pendekatan analisis kontrastif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E.     Waktu dan Tempat Penelitian&lt;br /&gt;Penelitian ini tidak terikat dengan tempat khusus karena penelitian ini adalah content anlaysis. Waktu penelitian adalah 24 November 2007.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;F.     Prosedur Pengumpulan Data&lt;br /&gt;Pengumpulan data dilakukan melalui beberapa proses. Pertama, membaca buku tata bahasa Indonesia dan Enlish Grammar. Kedua, membaca buku, data internet, jurnal, yang berhubungan dengan obyek penelitian terutama yang berhubungan dengan kalimat pengandaian. Demikian juga dengan buku sintaksis dan analisis kontrastif yang menjelaskan tentang kalimat pengandaian di bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;G.    Teknik Analisis Data&lt;br /&gt;Data dianalisis secara kualitatif. Langkah-langkah yang dilakukan adalah mencakup:&lt;br /&gt;i.                    pengumpulan data&lt;br /&gt;ii.                  reduksi data&lt;br /&gt;iii.                penafsiran data&lt;br /&gt;iv.                 penarikan kesimpulan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;METODOLOGI PENELITIA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Analisa Kontrastif Pengandaian  Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris dalam Perspektif  Struktural&lt;br /&gt;     Secara struktural, kalimat pengandaian memiliki persamaan dan perbedaan. Persamaannya adalah terdapat pada kata-kata khusus yang digunakan dalam kalimat pengandaian sedangkan perbedaannya adalah dalam bahasa Indonesia hanya terdapat satu jenis pengandaian dan dalam bahasa Inggris terdapat tiga macam pengandaian yang sangat bergantung pada waktu pengucapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengandaian dalam Bahasa Indonesia hanya memiliki satu syarat dalam pembuatan kalimatnya. Secara tata bahasa Bahasa Indonesia hanya menggunakan kata-kata jika, seandainya, andaikata, jikalau, sekiranya, asalkan, apabila, dan manakala. Dalam bahasa Inggris kata-kata di atas hanya ditandai dengan adanya kata ’if’  yang memiliki arti yang sama dengan kata ’jika’ atau ’seandainya’. Jadi terdapat persamaan kalimat pengandaian dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris yaitu dengan adanya kata khusus yang digunakan dalam kalimat pengandaian ini, dalam Bahasa Indonesia menggunakan jika, seandainya, seumpama, dan apabila, sedangkan dalam Bahasa Inggris menggunakan kata’if’ dalam membuat kalimat pengandaian ini.&lt;br /&gt;Perbedaannya adalah dalam Bahasa Indonesia tidak mengenal perbedaan waktu pengucapan.  Seperti contoh berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya akan membelikan mobil baru jika saya dapat lotere 100 juta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat pengandaian diatas ini diucapkan sama meskipun kalimat ini diucapkan sekarang (present), masa depan (future), ataupun masa lalu (past). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bahasa Inggris kalimat diatas harus dilihat waktu dalam mengucapkannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I will buy a new car for you, if I get lottery 100 millions (sekarang dan masa depan, tetapi hal ini merupakan kejadian yang benarbenar terjadi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I would have bought a new car for you, if I had got a lottery 100 millions. ( masa lalu, kejadian ini adalah tidak benar terjadi di masa lalu).&lt;br /&gt;Dengan contoh diatas terlihat bahwa terdapat perbedaan dalam menggunakan kalimat pengandaian dalam bahasa Indonesia dan dalam Bahasa Inggris.&lt;br /&gt;Meskipun demikian terdapat perbedaan dalam penggunaan kalimat pengandaian dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Yaitu berhubungan dengan masalah waktu. Dalam bahasa Indonesia, tidak mengena adanya waktu pemakaian.semuanya sama meskipun digunakan dalam masa kini, masa depan, maupun masa lalu.tidak terdapat perubahan dalam kata kerjanya. Jika terjadi perubahan waktu maka kalimat pengandaiannya akan ditambahkan kata keterangan waktu. Sebagai misal adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jikalau aku dapat lulus dari SMA tahun depan, aku akan melanjutkan pelajaranku ke Fakultas Sastra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka Bahasa Inggrisnya adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;If I graduate from senior high school next year, I will continue my study to literature faculty.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika waktu pengucapannya diubah pada masa lalu maka terjadi perubahan pada kalimatnya, menjadi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jikalau aku dapat lulus dari SMA tahun lalu, aku akan melanjutkan pelajaranku ke Fakultas Sastra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka bahasa Inggrisnya adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;If I graduated from senior high school last year, I would continue my study to literature faculty.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perubahan yang terjadi adalah perubahan kata kerja yaitu:&lt;br /&gt;Lulus tahun depan : graduate&lt;br /&gt;Lulus tahun lalu  : graduated&lt;br /&gt;Perubahan yang kedua adalah adanya perubahan will (masa depan) menjadi would (masa lalu).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KESIMPULAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Seperti dalam bahasa Indonesia, Bahasa Inggris pun terdapat kalimat pengandaian. Kalimat pengandaian ini digunakan untuk mengutarakan suatu kejadian yang tidak terjadi dalam kenyataannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dianalisis dan dicari padanan dan perbandingannya dalam kalimat pengandaian dalam bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, penulis telah menemukan persamaan dan perbedaan yang ada. Baik persamaan maupun perbedaannya dapat dilihat secara struktural maupun secara pragmatis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara struktural terdapat persamaan kalimat pengandaian dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris yaitu dengan adanya kata khusus yang digunakan dalam kalimat pengandaian ini, dalam Bahasa Indonesia menggunakan jika, seandainya, seumpama, dan apabila, sedangkan dalam Bahasa Inggris menggunakan kata’if’ dalam membuat kalimat pengandaian ini. Sedangkan perbedaannya adalah dalam Bahasa Indonesia tidak mengenal perbedaan waktu pengucapan.  Kalimat pengandaian diatas ini diucapkan sama meskipun kalimat ini diucapkan sekarang (present), masa depan (future), ataupun masa lalu (past). Dikarenakan perbedaan waktu maka kata kerja yang digunakan dalam masing-masing tenses berbeda, sedangkan dalam bahasa Indonesia tidak ada perbedaan kata kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Daftar Pustaka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Azar, Betty Schrampfer. Understanding and Using English Grammar. Jakarta, &lt;br /&gt;          Binarupa Aksara, 1993&lt;br /&gt;Chaer, Abdul, Penggunaan Preposisi dan Konjungsi dalam Bahasa Indonesia. &lt;br /&gt;          Jakarta, IKIP. 1984&lt;br /&gt;Halliday, M.A.K.The Linguistic Sciences and Language Teaching. &lt;br /&gt;          Bloomington:Indiana University Press, 1970.&lt;br /&gt;James, Carl. Errors in Language Learning and Use. England:Longman, 1998&lt;br /&gt;Keraf , Gorys. Tata Bahasa Indonesia. Jakarta: Nusa Indah, 1991&lt;br /&gt;KTSP 2006 bahasa Inggris, Departemen Pendidikan Nasional 2006.&lt;br /&gt;Lado, Robert .Linguistic Across Culture. Michigan : University of Michigan Press, &lt;br /&gt;            1964.&lt;br /&gt;[1] Carl James. Errors in Language Learning and Use. (England: Longman, 1998) hal . 1&lt;br /&gt;[2] KTSP 2006 bahasa Inggris, Departemen Pendidikan Nasional 2006.&lt;br /&gt;[3] M.A.K. Halliday.The Linguistic Sciences and Language Teaching. (Bloomington:Indiana University Press, 1970) hal. 113&lt;br /&gt;[4] Robert Lado.Linguistic Across Culture. (Michigan : University of Michigan Press, 1964). Hal.67&lt;br /&gt;[5] M.A.K. Halliday.The Linguistic Sciences and Language Teaching. (Bloomington:Indiana University Press, 1970) hal. 114&lt;br /&gt;[6] Gorys Keraf. Tata Bahasa Indonesia. (Jakarta, Nusa Indah, 1991). Hal 41.&lt;br /&gt;[7] Abdul Chaer.Penggunaan Preposisi dan Konjungsi dalam Bahasa Indonesia. Jakarta, IKIP. 1984 .hal 79-80.&lt;br /&gt;[8] Betty Schrampfer Azar. Understanding and Using English Grammar. (Jakarta, Binarupa Aksara, 1993). Hal 347-349.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2760992062467270120-3350545159392392229?l=belajar-dan-mengajar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/feeds/3350545159392392229/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/2009/05/analisa-kontrastif-pengandaian-bahasa.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2760992062467270120/posts/default/3350545159392392229'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2760992062467270120/posts/default/3350545159392392229'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/2009/05/analisa-kontrastif-pengandaian-bahasa.html' title='ANALISA KONTRASTIF PENGANDAIAN  BAHASA INDONESIA  DENGAN BAHASA INGGRIS'/><author><name>Nur Arifah Drajati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03984438996275083021</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3NMvNQTKgIs/TCC6-Qo_aJI/AAAAAAAAAE0/Eud5m7vM3AI/S220/arifah1.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2760992062467270120.post-8837794140519306559</id><published>2009-01-24T05:00:00.000-08:00</published><updated>2009-05-06T06:05:16.085-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='www.kursus-inggris.com'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Teddy Bear'/><title type='text'>Teddy  Bear Project.</title><content type='html'>&lt;p class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_3NMvNQTKgIs/SXsfOpMRVHI/AAAAAAAAABU/LiJGPXa3Yl8/s1600-h/DSC00059-790492.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5294860123340100722" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_3NMvNQTKgIs/SXsfOpMRVHI/AAAAAAAAABU/LiJGPXa3Yl8/s320/DSC00059-790492.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_3NMvNQTKgIs/SXsfOvL5QUI/AAAAAAAAABc/n_3DjFjRTvU/s1600-h/DSC00056-790724.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5294860124949135682" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_3NMvNQTKgIs/SXsfOvL5QUI/AAAAAAAAABc/n_3DjFjRTvU/s320/DSC00056-790724.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_3NMvNQTKgIs/SXsfOgRnWsI/AAAAAAAAABk/6OymBm5qLI4/s1600-h/DSC00035-790938.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5294860120946596546" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_3NMvNQTKgIs/SXsfOgRnWsI/AAAAAAAAABk/6OymBm5qLI4/s320/DSC00035-790938.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;The students will have a visit from a friend from Taiwan. Here are their preparation. &lt;p&gt;----&lt;br /&gt;@ my english www.kursus-inggris.com&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2760992062467270120-8837794140519306559?l=belajar-dan-mengajar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/feeds/8837794140519306559/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/2009/01/teddy-bear-project.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2760992062467270120/posts/default/8837794140519306559'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2760992062467270120/posts/default/8837794140519306559'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/2009/01/teddy-bear-project.html' title='Teddy  Bear Project.'/><author><name>Nur Arifah Drajati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03984438996275083021</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3NMvNQTKgIs/TCC6-Qo_aJI/AAAAAAAAAE0/Eud5m7vM3AI/S220/arifah1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_3NMvNQTKgIs/SXsfOpMRVHI/AAAAAAAAABU/LiJGPXa3Yl8/s72-c/DSC00059-790492.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2760992062467270120.post-5560969061823784239</id><published>2009-01-23T15:19:00.000-08:00</published><updated>2009-05-06T06:06:32.547-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='www.kursus-inggris.com'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Learn English'/><title type='text'>Get Start To Learn</title><content type='html'>&lt;p class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_3NMvNQTKgIs/SXpesn_BQdI/AAAAAAAAABM/O46QeEBx0-s/s1600-h/DSC03013-702494.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5294648432668000722" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_3NMvNQTKgIs/SXpesn_BQdI/AAAAAAAAABM/O46QeEBx0-s/s320/DSC03013-702494.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;This book is very useful for preparing student in academic succes. &lt;p&gt;&lt;br /&gt;----&lt;br /&gt;Kursus Bahasa Inggris 'my english' @ private @ groups @ in house training&lt;br /&gt;Tlp. 0811.968.0678 / 021.420.5185&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;www.kursus-inggris.com&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://jakarta-region.blogspot.com/"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2760992062467270120-5560969061823784239?l=belajar-dan-mengajar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/feeds/5560969061823784239/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/2009/01/get-start-to-learn.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2760992062467270120/posts/default/5560969061823784239'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2760992062467270120/posts/default/5560969061823784239'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/2009/01/get-start-to-learn.html' title='Get Start To Learn'/><author><name>Nur Arifah Drajati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03984438996275083021</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3NMvNQTKgIs/TCC6-Qo_aJI/AAAAAAAAAE0/Eud5m7vM3AI/S220/arifah1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_3NMvNQTKgIs/SXpesn_BQdI/AAAAAAAAABM/O46QeEBx0-s/s72-c/DSC03013-702494.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2760992062467270120.post-213398744777839807</id><published>2009-01-23T08:04:00.000-08:00</published><updated>2009-05-06T06:07:50.347-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='www.kursus-inggris.com'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='learning'/><title type='text'>Peer Learning</title><content type='html'>PEER LEARNING,&lt;br /&gt;SEBUAH ALTERNATIF GURU DALAM MENGOPTIMALKAN POTENSI SISWA&lt;br /&gt;Nur Arifah Drajati-SMA Labschool&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak jalan menuju Roma, demikian juga banyak cara mendidik siswa. Peer learning atau disebut juga dengan belajar bersama dengan teman sebaya adalah salah satunya. Beberapa kelebihan dapat diambil dari aktifitas ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama adalah dari sisi siswa. Dengan belajar bersama teman, dia merasa ada teman yang dapat membantu dirinya dalam memecahkan masalahnya. Sering terjadi siswa agak atau bahkan sulit untuk mengungkapkan kesulitan yang dialaminya kepada guru yang mengajar. Hal ini dapat disebabkan salah satunya malu jika bertanya. Maka tak heran jika pada saat guru bertanya apakah ada pertanyaan setelah guru tersebut memberi penjelasan, tidak seorang murid pun yang tunjuk tangan. Malu jika dikatakan bodoh atau lemot oleh temannya yang lain. Dengan adanya belajar dengan teman sebaya maka faktor malu ini agak berkurang karena siswa merasa temannya tidak menggurui dan merasa nyaman dengan teman yang dianggap paham dengan konsep dan penjelasan atas suatu materi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua dari sisi guru. Dengan adanya belajar dengan teman sebaya akan memudahkan atau meringankan kerja guru. Terkadang siswa mengalami kesulitan dengan bahasa yang digunakan oleh guru sehingga tidak dimengerti oleh siswa tersebut. Banyak guru yang terkadang menggunakan bahasa yang terlalu tinggi bahkan dengan filosofi yang tidak dapat dijangkau oleh siswa dengan kemampuan rendah atau menengah. Bahkan terkadang juga guru menggunakan bahasa asing dan terkadang juga guru itupun tidak paham artinya. Maka dengan adanya peer learning ini diharapkan ada link atau hubungan yang sejajar dengan temannya. Disini guru diharapkan menjadi fasilitator yang dapat menjembatani adanya kekurangan komunikasi antara siswa dengan guru. Selain itu, belajar dengan model teman sebaya, guru mendapatkan gambaran jelas tentang peta kelas. Guru akan paham siswa yang mempunyai kepandaian luar biasa, menengah dan siswa yang kurang paham. Dengan demikian perlakuan atau treatment yang diberikan akan sesuai, sehingga semua siswa mencapai hasil yang optimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga dari sisi motivasi. Siswa yang belajar dengan teman sebaya akan lebih percaya diri untuk belajar. Dengan begitu siswa akan belajar secara mandiri secara perlahan. Kemajuan dalam belajar akan tercapai baik bagi siswa yang tertinggal maupun siswa yang membantu siswa lain dalam belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah mudahan bermanfaat dan selamat mencoba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;===============&lt;br /&gt;@my english www.kursus-inggris.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2760992062467270120-213398744777839807?l=belajar-dan-mengajar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/feeds/213398744777839807/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/2009/01/peer-learning_23.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2760992062467270120/posts/default/213398744777839807'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2760992062467270120/posts/default/213398744777839807'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/2009/01/peer-learning_23.html' title='Peer Learning'/><author><name>Nur Arifah Drajati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03984438996275083021</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3NMvNQTKgIs/TCC6-Qo_aJI/AAAAAAAAAE0/Eud5m7vM3AI/S220/arifah1.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2760992062467270120.post-5181320408570064717</id><published>2009-01-23T07:58:00.000-08:00</published><updated>2009-01-23T08:02:09.383-08:00</updated><title type='text'>Pentingnya Berpikir Positif Bagi Guru</title><content type='html'>"Ibu, Ari masuk sekolah hari ini diantar papanya. Kalo begitu, saya coba cari ya Bu." Begitu sms yang diterima oleh Ibu Ani pagi itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu Ani mengirim sms ke orang tua Ari bahwa pagi itu Ari tidak ada di kelas. Setelah beberapa jam kemudian, Ari ditemukan di warnet dekat sekolahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang terjadi pada Ari dan orang tuanya bisa terjadi pada kita sebagai orang tua yang putra putrinya menginjak remaja. Mengapa pergi ke warnet menjadi pilihan Ari daripada mengikuti pelajaran di sekolahnya? Ini pertanyaan menarik yang akan kita coba kupas pada artikel ini.&lt;br /&gt;Ibu Ani sudah melakukan hal yang tepat dengan sms orang tua Ari setelah melihat ke dalam kelas bahwa Ari tidak berada di dalam kelas, demikian juga dengan orangtua Ari yang langsung berusaha untuk mencari anaknya. Apa yang sebenarnya terjadi pada Ari?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari berikutnya, Ari dan orang tuanya datang kepada Ibu Ani dan menjelaskan permasalahan yang ada. Ari mengatakan bahwa dia tidak senang dengan perlakuan teman-temannya terhadap dirinya yang memang dianggap aneh. Ari adalah tipe anak tunggal dimana hanya dia di dalam keluarga yang paling disayang. Semua yang diingininya akan diberikan oleh orangtuanya. Di sekolah, dia mendapat perlakuan yang sangat berbeda. Dia merasa tertolak dan tidak diterima oleh teman-temannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah tahu permasalahan yang terjadi pada Ari, Ibu Ani mengambil beberapa tindakan. Salah satunya adalah memanggil beberapa teman Ari. Setelah semua data terkumpul, Bu Ani memberi pengajaran tentang values education atau pendidikan moral yang perlu siawa pelajari. Kebetulan Bu Ani adalah seorang guru bahasa Inggris dimana beliau menggabungkan bahasa Inggris dengan values education. Beberapa diantaranya adalah saling menghormati, hidup dalam keseimbangan jiwa, tanggung jawab, dan saling peduli antar sesama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejalan dengan waktu, terdapat perubahan yang terjadi di dalam kelas Ari. Ari sendiri mulai untuk merubah image dirinya yang terkadang selalu ingin disayang dengan sikap yang lebih dewasa.&lt;br /&gt;Pada saat kenaikan kelas, ada pengumuman bahwa Ari akan pindah ke negara lain mengikuti kedua orang tuanya. Teman-teman Ari kaget mendengar berita tersebut dan mereka sangat sedih bahwa salah satu temannya akan meninggalkan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan yang dapat kita ambil dari kejadian ini adalah Bu Ani tetap berpikir positif bahwa Ari bisa berubah ke sikap yang lebih positif dan juga menyebarkan hal-hal positif yang sebaiknya dimiliki oleh siswa-siswa yang lain. Tidak ada kemarahan, tumbuh harmonisasi antar siswa, orang tua, dan guru.&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;====================&lt;br /&gt;Common Errors In English  &lt;a href="http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/"&gt;http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2760992062467270120-5181320408570064717?l=belajar-dan-mengajar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/feeds/5181320408570064717/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/2009/01/pentingnya-berpikir-positif-bagi-guru.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2760992062467270120/posts/default/5181320408570064717'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2760992062467270120/posts/default/5181320408570064717'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/2009/01/pentingnya-berpikir-positif-bagi-guru.html' title='Pentingnya Berpikir Positif Bagi Guru'/><author><name>Nur Arifah Drajati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03984438996275083021</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3NMvNQTKgIs/TCC6-Qo_aJI/AAAAAAAAAE0/Eud5m7vM3AI/S220/arifah1.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2760992062467270120.post-6622286771185682356</id><published>2009-01-23T07:52:00.000-08:00</published><updated>2009-01-23T07:56:22.047-08:00</updated><title type='text'>Revolusi Pengajar</title><content type='html'>Pada saat kita masih sekolah, mungkin kita banyak yang tidak bercita-cita menjadi seorang guru. Guru Tk, Guru SD, Guru SMP, ataupun guru SMA. Pendapat ini sering saya dengar dari teman-teman guru, murid-murid saya ataupun orang-orang di sekitar tempat tinggal saya. Pendapat ini muncul disebabkan banyak hal mengapa tidak banyak orang yang ingin menjadi guru. Gaji yang kecil, tidak punya masa depan, dan juga sikap guru itu sendiri yang merasa bahwa profesinya tidak akan mencukupi hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah sekitar 2 atau 3 tahun ini, pemerintah berusaha keras untuk memperbaiki ekonomi guru dengan harapan bahwa pendidikan untuk anak Indonesia menjadi lebih baik. Dari pengangkatan guru honor, sertifikasi guru, memberikan beasiswa untuk melanjutkan kuliah sampai beberapa pemerintah daerah memberikan insentif kepada seluruh guru di daerahnya. Dari sikap pemerintah ini telah menunjukkan ada sedikit perhatian terhadap nasib guru. Faktor ini termasuk dalam faktor ekstrinsik yang pelan namun pasti akan meningkatkan harga seorang guru dan diharapkan dapat meningkatkan kualitas anak didiknya. Kita coba berhitung dengan seorang guru mata pelajaran yang telah menempuh berbagai training, ataupun melanjutkan sekolah lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan mengajar satu kelas berisi 40 siswa dengan pararel kelas sejumlah 6, guru tersebut telah mengajar 240 siswa. Jika masa kerja guru tersebut 30 tahun berarti beliau telah mendidik sejumlah 7200 siswa dalam masa hidupnya. Dengan rentang 30 tahun tersebut akan banyak hal yang terjadi dengan bangsa dan manusia di bumi ini. Jika guru -guru mengajar dan mendidik siswanya dengan benar, bukan tidak mungkin bangsa ini akan menjadi bangsa yang besar dan menjadi bangsa yang dapat dibanggakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan mengecilkan arti pengabdian yang telah diberikan oleh guru-guru di seluruh Indonesia, masih banyak PR dan tugas-tugas yang masih menunggu kita untuk diselesaikan. Mendidik siswa dengan hati yang tulus tanpa ada embel-embel balas jasa yang mungkin banyak terjadi di kota-kota besar. Mendidik dengan hati akan memberikan dampak yang luar biasa jika hal ini dilakukan dan benar dipahami oleh seluruh guru di Indonesia. Mengapa kita perlu mempertimbangkan hal ini? Sudah cukup rakyat dan bangsa ini melakukan kekacauan dan kecurangan. Tidak perlu kita melihat yang berada di lembaga-lembaga pemerintahan, kita bisa melihat kejadian-kejadian tersebut setiap detik dalam kehidupan kita. Contohnya menyeberang jalan bukan ditempat yang seharusnya, naik sepeda motor berlawanan arah, bahkan sopir angkot yang dengan seenaknya berhenti di tengah jalan. Ya, mau dikemakan negara ini jika setiap orang hanya bisa menyalahkan orang lain tanpa bercermin diri sendiri. Dari uraian diatas, hubungan antara pengajar atau guru dengan kejadian-kejadian diatas adalah segelintir peristiwa yang terjadi di negara ini tapi memiliki dampak yang luar biasa buruk jika para guru-guru tidak segera mengadakan revolusi, baik revolusi diri sendiri maupun dalam pembelajaran sehari-hari. Ya, mau tidak mau, suka tidak suka, guru mempunyai andil besar dalam perjalanan hidup bangsa Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai guru yang digugu dan ditiru, kita coba ajarkan untuk selalu disiplin waktu. Sebagai contoh adalah diri kita dahulu. Tidak terlambat masuk kelas dengan alasan yang berbagai macam, belum makanlah, belum ganti sepatulah, sampai belum memakai baju seragam. Alangkah bijaksananya mulai sekarang tidak ada alasan untuk datang terlambat kecuali kita atau keluarga kita ada yang sakit dan harus segera dibawa ke rumah sakit misalnya. Dengan disiplin waktu, kita dapat menularkan hal positif ini kepada siswa secara langsung dan hal ini dapat dimulai dari pengajar atau guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, anak didik kita tidak hanya membutuhkan teori-teori yang dari kelas satu SD sampai kuliah dijejali tanpa ampun oleh gurunya. Mereka perlu menguasai konsep-konsep disertai dengan praktek dan bermain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada dasarnya, anak-anak SD adalah penikmat permainan. Dan alangkah bermaknanya jika guru-guru SD dapat mengajarkan sesuatu dengan cara bermain tetapi konsep-konsep dasar terpenuhi dengan penemuan-penemuan dalam proses permainan tersebut. Saya pernah bahkan sering mendengar bahwa belajar di SD merupakan siksaan. Setelah sekolah seharian, anak-anak kursus atau les ini itu demi mendapatkan nilai-nilai yang berupa angka-angka 9 dan 10. Mengapa hal ini bisa terjadi? Kebanyakan guru hanya bisa menghargai anak didik pada saat tes akhir tanpa menghargai proses yang telah dilalui oleh anak itu sendiri .Bahkan fenomena yang terjadi adalah guru terima jadi. Tidak mau tahu anak didik bisa mengerjakan dari mana, yang penting anak didik tersebut bisa. Anak mau les, mau nyontek, yang penting ada hasil. Ini yang perlu digarisbawahi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anak sudah belajar menyontek dari kecil, bagaimana jika nanti sudah remaja, dewasa, atau menjadi orangtua. Maka tidak heran jika bangsa ini penuh dengan korupsi karena memang banyak celah yang dilakukan pada saat mereka menempuh jenjang pendidikan. Banyak hal yang bisa dilakukan guru untuk mencegah kecurangan-kecurangan yang terjadi. Ajarkan anak didik untuk mandiri, mengerjakan sendiri semua tugas atau ulangan yang diberikan. Awasi dengan ketat pada saat ulangan atau tes dilaksanakan dan membuat tes essay bagi siswa yang sudah dapat membaca dan menulis dengan lancar. Memang hal ini beresiko pada pemeriksaan yang memerlukan waktu dan tenaga yang tidak sedikit. Tetapi dengan niat yang kuat, hal ini tidak menjadi hal yang berat bagi guru sejati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;===============&lt;br /&gt;Common Errors In English &lt;a href="http://keliru-in-english.blogspot.com/"&gt;http://keliru-in-english.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2760992062467270120-6622286771185682356?l=belajar-dan-mengajar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/feeds/6622286771185682356/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/2009/01/revolusi-pengajar_23.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2760992062467270120/posts/default/6622286771185682356'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2760992062467270120/posts/default/6622286771185682356'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/2009/01/revolusi-pengajar_23.html' title='Revolusi Pengajar'/><author><name>Nur Arifah Drajati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03984438996275083021</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3NMvNQTKgIs/TCC6-Qo_aJI/AAAAAAAAAE0/Eud5m7vM3AI/S220/arifah1.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2760992062467270120.post-625312223570643380</id><published>2009-01-23T07:43:00.000-08:00</published><updated>2009-01-23T07:50:28.193-08:00</updated><title type='text'>Sangat Sulit Jadi Murid</title><content type='html'>Suatu ketika, ada seorang guru yang menerima hasil anak-anak didiknya dengan hati yang tidak keruan. Setelah dilihat rata-rata kelasnya ternyata kelas yang diwalinya adalah kelas yang rata-rata kelasnya paling tidak memuaskan dibanding 6 kelas yang lainnya. Betapa sedihnya guru tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah setiap hari mengecek pekerjaan siswanya, setiap hari dilongoknya kelasnya apakah siswanya sudah makan, siapa yang absen dan sering juga orang tua di sms nya untuk mengecek bagaimana keadaan muridnya. Ternyata hasilnya sangat mengecewakan hatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan langkah yang gontai dan muka yang diusahakan dengan keras untuk selalu tersenyum di depan murid, masuklah guru tersebut di kelas. Dengan menahan amarah dan mencoba untuk tidak berkata apapun, siswa yang berada di kelas itu menjadi diam. Ada apakah guru, wali kelasnya diam seribu kata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulailah guru berbicara.&lt;br /&gt;"Anak -anak, kenapa ya kok nilainya seperti ini? ".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Memangnya kenapa Bu?".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iya, kok rata-rata kelasnya tidak sebagus waktu semester 1?".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iya bu, susah soalnya. Padahal saya sudah les, sampai malam lagi Bu" O begitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagaimana jika lesnya hari Sabtu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sabtu sudah les bahasa Inggris Bu".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oke, sekarang kalo tidak usah les bagaimana?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Ya tambah tidak bisa Bu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dicoba untuk mendengarkan guru aja"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yaa, gurunya ngebut njelasinya Bu"," kita tidak bisa bertanya, trus kata gurunya materinya banyak, harus mengejar."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; "Oke, kalau begitu, belajar 1 jam setiap hari ya"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; "Bu, bagaimana bisa belajar, pulang jam 9 malam, mengerjakan tugas sekolah habis itu tidur. Trus kita bangun jam 4, jam 5 sudah dijemput mobil sekolah"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Ibu guru tersebut diam berpikir, apalagi yang bisa disarankan ke muridnya ya. Waduh, jadi murid jaman sekarang kok susah banget ya. Dengan 17 pelajaran untuk SMA, dengan latihan dan ulangan serta tugas-tugas yang tidak henti-hentinya, menjadi suatu beban yang berat untuk muridnya yang mau tidak mau wajib dikerjakannya. Akhirnya guru tersebut bersyukur bahwa dia tidak marah kepada muridnya. Yang ada hanyalah rasa empathy bahwa menjadi murid itu sangat berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;===========&lt;br /&gt;Common Errors In English &lt;a href="http://keliru-in-english.blogspot.com/"&gt;http://keliru-in-english.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2760992062467270120-625312223570643380?l=belajar-dan-mengajar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/feeds/625312223570643380/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/2009/01/sangat-sulit-jadi-murid_23.html#comment-form' title='10 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2760992062467270120/posts/default/625312223570643380'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2760992062467270120/posts/default/625312223570643380'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/2009/01/sangat-sulit-jadi-murid_23.html' title='Sangat Sulit Jadi Murid'/><author><name>Nur Arifah Drajati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03984438996275083021</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3NMvNQTKgIs/TCC6-Qo_aJI/AAAAAAAAAE0/Eud5m7vM3AI/S220/arifah1.JPG'/></author><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2760992062467270120.post-7016168838632973922</id><published>2009-01-22T14:34:00.000-08:00</published><updated>2009-01-22T15:35:19.638-08:00</updated><title type='text'>Mind Mapping</title><content type='html'>&lt;p class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_3NMvNQTKgIs/SXkCt2stAsI/AAAAAAAAAA0/dQZs4vNSEq4/s1600-h/DSC04591-719641.JPG"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_3NMvNQTKgIs/SXkCt2stAsI/AAAAAAAAAA0/dQZs4vNSEq4/s320/DSC04591-719641.JPG"  border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5294265823751111362" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_3NMvNQTKgIs/SXkCuAPRg_I/AAAAAAAAAA8/ZYoMtrjbVcA/s1600-h/DSC04590-720275.JPG"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_3NMvNQTKgIs/SXkCuAPRg_I/AAAAAAAAAA8/ZYoMtrjbVcA/s320/DSC04590-720275.JPG"  border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5294265826312029170" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_3NMvNQTKgIs/SXkCuIz-KlI/AAAAAAAAABE/f69vfcKtapo/s1600-h/DSC04589-720913.JPG"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_3NMvNQTKgIs/SXkCuIz-KlI/AAAAAAAAABE/f69vfcKtapo/s320/DSC04589-720913.JPG"  border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5294265828613433938" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Belajar dengan metode mind mapping memberikan pengalaman belajar yang berbeda dengan metode &amp;#39;konvens&amp;#236;onal&amp;#39;.&lt;p&gt;Penulis katakan &amp;#39;konvensional&amp;#39; karena metode LIST (penjabaran point per point) terbukti memberikan batasan dalam penjabaran imaginasi siswa. &lt;p&gt;Tidak ada salahnya para pengajar mau menggunakan metode mind mapping bagi pembelajaran para s&amp;#236;swanya.&lt;p&gt;&lt;br&gt;----&lt;br&gt;Kursus Bahasa Inggris &amp;#39;my english&amp;#39;  @ private @ groups @ in house training&lt;br&gt;Tlp. 0811.968.0678 / 021.420.5185&lt;p&gt;@ it&amp;#39;s about Jakarta&lt;br&gt;-- &lt;a href="http://jakarta-region.blogspot.com/"&gt;http://jakarta-region.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2760992062467270120-7016168838632973922?l=belajar-dan-mengajar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/feeds/7016168838632973922/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/2009/01/mind-mapping.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2760992062467270120/posts/default/7016168838632973922'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2760992062467270120/posts/default/7016168838632973922'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/2009/01/mind-mapping.html' title='Mind Mapping'/><author><name>Nur Arifah Drajati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03984438996275083021</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3NMvNQTKgIs/TCC6-Qo_aJI/AAAAAAAAAE0/Eud5m7vM3AI/S220/arifah1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_3NMvNQTKgIs/SXkCt2stAsI/AAAAAAAAAA0/dQZs4vNSEq4/s72-c/DSC04591-719641.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2760992062467270120.post-4478133518259180059</id><published>2009-01-22T14:17:00.000-08:00</published><updated>2009-01-22T15:18:42.154-08:00</updated><title type='text'>Belajar di laboratorium.</title><content type='html'>&lt;p class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_3NMvNQTKgIs/SXj-0plXO8I/AAAAAAAAAAk/kO5ez3cqrU4/s1600-h/DSC04587-722156.JPG"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_3NMvNQTKgIs/SXj-0plXO8I/AAAAAAAAAAk/kO5ez3cqrU4/s320/DSC04587-722156.JPG"  border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5294261542443236290" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_3NMvNQTKgIs/SXj-00sFz1I/AAAAAAAAAAs/KI9IW2A6A5I/s1600-h/DSC04586-723425.JPG"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_3NMvNQTKgIs/SXj-00sFz1I/AAAAAAAAAAs/KI9IW2A6A5I/s320/DSC04586-723425.JPG"  border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5294261545424244562" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Para siswa sangat senang belajar di laboratorium. Mereka memiliki pengalaman yang baru, bisa bers&amp;#236;mulasi dan berimaginasi dengan demikian diharapkan kreatifitas para siswa akan timbul.&lt;p&gt;&lt;br&gt;----&lt;br&gt;Kursus Bahasa Inggris &amp;#39;my english&amp;#39;  @ private @ groups @ in house training&lt;br&gt;Tlp. 0811.968.0678 / 021.420.5185&lt;p&gt;@ it&amp;#39;s about Jakarta&lt;br&gt;-- &lt;a href="http://jakarta-region.blogspot.com/"&gt;http://jakarta-region.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2760992062467270120-4478133518259180059?l=belajar-dan-mengajar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/feeds/4478133518259180059/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/2009/01/belajar-di-laboratorium.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2760992062467270120/posts/default/4478133518259180059'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2760992062467270120/posts/default/4478133518259180059'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/2009/01/belajar-di-laboratorium.html' title='Belajar di laboratorium.'/><author><name>Nur Arifah Drajati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03984438996275083021</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3NMvNQTKgIs/TCC6-Qo_aJI/AAAAAAAAAE0/Eud5m7vM3AI/S220/arifah1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_3NMvNQTKgIs/SXj-0plXO8I/AAAAAAAAAAk/kO5ez3cqrU4/s72-c/DSC04587-722156.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2760992062467270120.post-1151876719492202501</id><published>2009-01-22T13:55:00.000-08:00</published><updated>2009-01-22T14:56:05.876-08:00</updated><title type='text'>Blogger and some coleagues.</title><content type='html'>&lt;p class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_3NMvNQTKgIs/SXj5hdi2otI/AAAAAAAAAAU/D8n89sgp5so/s1600-h/DSC04585-765879.JPG"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_3NMvNQTKgIs/SXj5hdi2otI/AAAAAAAAAAU/D8n89sgp5so/s320/DSC04585-765879.JPG"  border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5294255715235832530" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_3NMvNQTKgIs/SXj5h7X67zI/AAAAAAAAAAc/3XjfIIHmxIQ/s1600-h/DSC04584-767804.JPG"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_3NMvNQTKgIs/SXj5h7X67zI/AAAAAAAAAAc/3XjfIIHmxIQ/s320/DSC04584-767804.JPG"  border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5294255723243040562" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Labschool&amp;#39;s teachers winning team.&lt;p&gt;----&lt;br&gt;Kursus Bahasa Inggris &amp;#39;my english&amp;#39;  @ private @ groups @ in house training&lt;br&gt;Tlp. 0811.968.0678 / 021.420.5185&lt;p&gt;@ it&amp;#39;s about Jakarta&lt;br&gt;-- &lt;a href="http://jakarta-region.blogspot.com/"&gt;http://jakarta-region.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2760992062467270120-1151876719492202501?l=belajar-dan-mengajar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/feeds/1151876719492202501/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/2009/01/blogger-and-some-coleagues.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2760992062467270120/posts/default/1151876719492202501'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2760992062467270120/posts/default/1151876719492202501'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/2009/01/blogger-and-some-coleagues.html' title='Blogger and some coleagues.'/><author><name>Nur Arifah Drajati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03984438996275083021</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3NMvNQTKgIs/TCC6-Qo_aJI/AAAAAAAAAE0/Eud5m7vM3AI/S220/arifah1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_3NMvNQTKgIs/SXj5hdi2otI/AAAAAAAAAAU/D8n89sgp5so/s72-c/DSC04585-765879.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2760992062467270120.post-7599747298843333147</id><published>2009-01-18T04:30:00.001-08:00</published><updated>2009-01-22T01:05:19.712-08:00</updated><title type='text'>Life Long Learning For Teacher</title><content type='html'>LIFE LONG LEARNING For Teacher&lt;br /&gt;Nur Arifah Drajati&lt;p&gt;Lifelong learning, idiom ini sering kita dengar pada saat kita masih bersekolah di tingkat atas atau pada saat kuliah baik di S1, S2, ataupun S3. Lifelong learning dalam bahasa kita memiliki makna bahwa belajar adalah sepanjang masa. Bahkan ada istilah bahwa kita belajar sampai ke negeri Cina. Masa kita selama masih berada di bumi ini, masa kita dalam bekerja, ataupun masa kita dalam mendidik anak dan generasi di bawah kita. Belajar adalah wajib.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berkaitan dengan lifelong learning, para pendidik atau disebut guru memiliki suatu persyaratan yang mau tidak mau harus dijalani, yaitu belajar, belajar, belajar. Mengapa demikian? Disisi kita sebagai pendidik, kita mewajibkan siswa didik kita bahwa mereka harus belajar setiap hari, berlatih dengan soal-soal dari berbagai mata pelajaran, dan juga ulangan-ulangan yang kadang harus dijalani mereka lebih dari 2 mata pelajaran. Dan jika kita bayangkan, siswa SMA memiliki beban belajar 17 mata pelajaran. Ya, 17 mata pelajaran! Dengan tas yang sangat berat, PR yang menunggu untuk dikerjakan, dan tugas-tugas lain seperti OSIS dan ekstrakurrikuler yang tidak ketinggalan. Kita bisa bayangkan jika kita berada pada posisi mereka. Alangkah senangnya murid kita bahwa gurunya tidak hanya mengajar tetapi juga belajar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Dan guru disisi lain bertugas untuk mengajar mata pelajaran yang dikuasainya dengan materi yang up to date, metode pengajaran yang menarik siswa untuk belajar, dan dapat memahami segala hal yang terjadi dengan jiwa dan perasaan anak didiknya. Dengan demikian, guru akan lebih bisa mengerti dan memberi arahan bagi siswanya. Disinilah peran guru dapat menjadi seorang inspirator dan motivator bagi siswanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Guru memiliki tanggungjawab untuk mencerdaskan anak didiknya. Bagi siswa yang sudah cerdas, guru bertugas untuk lebih mencerdaskannya, bagi yang sedang-sedang saja diarahkan untuk termotivasi dalam mengoptimalkan potensi siswa, dan bagi yang ketinggalan dalam menguasai materi, guru mengarahkan dan mendidik siswanya untuk dapat mengejar ketinggalannya. Disinilah peran guru yang sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mengingat hal diatas, lifelong learning sudah seharusnya disadari oleh setiap para pendidik di negeri ini. Banyak hal yang dapat dilakukan untuk belajar sepanjang masa ini. Beberapa diantaranya adalah membaca buku-buku yang berhubungan dengan profesionalisme guru, buku- buku seperti ini sekarang banyak ditemukan di toko buku terkenal. selain itu guru juga bisa belajar dengan guru lain atau disebut juga dengan peer learning ataupun belajar kelompok. Selain itu, kita bisa belajar dengan para ahli di bidang kependidikan, misalnya menghadiri seminar, workshop, ataupun sekolah ke jenjang lebih tinggi. Yang terakhir ini kadang membutuhkan dana yang tidak sedikit. Bagaimanapun, hal-hal tersebut sangat dibutuhkan bagi guru menjalani proses belajar tersebut. Inilah yang disebut dengan investasi bagi diri sendiri, institusi, dan investasi jangka panjang bagi generasi selanjutnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan belajar sepanjang masa, guru mendapatkan pengetahuan yang paling baru, tidak ketinggalan jaman sehingga sampai diejek oleh siswanya dan akhirnya ilmu yang disampaikan hanya sebagai kenangan yang numpang lewat di kepala siswanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bahkan yang lebih tragis bahwa siswanya sudah lupa gurunya itu mengajar pelajaran apa. Ya, itu bisa terjadi kepada pendidik di negeri ini. Guru saja terkadang lupa untuk masuk kelas untuk mengajar, bagaimana dengan siswanya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Guru Indonesia seyogyanya mulai bangkit dari kekelaman masa lalu dan bangun dari tidur lelap yang panjang. Guru adalah teladan bagi siswa yang haus ilmu dan berbagi pengalaman akademis. Jadikan tahun-tahun ini menjadi energi bagi seluruh guru Indonesia untuk membangun dan mendidik bangsa ini dengan benar sehingga kita kembali menjadi negara besar dan trendsetter di negara asia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bukan hanya menjadi mimpi jika kita, guru Indonesia bersama-sama memiliki niat baik untuk membangun dan memperbaiki bangsa yang sekarang menghadapi berbagai permasalahan. Korupsi yang banyak berkaitan dengan petinggi dan pejabat di negara ini, narkoba yang semakin menjadi dan menggerogoti jantung para remaja Indonesia, dan ekonomi rakyat Indonesia yang semakin hari semakin berat. Guru memiliki andil besar dalam pembangunan dan perbaikan negara ini dan perannya sangat besar terhadap pembentukan karakter masyarakat khususnya siswa yang berhadapan langsung dengan kita.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Semoga dengan kesadaran penuh bahwa para pendidik di negara ini untuk selalu belajar sepanjang masa, negara Indonesia yang kita cintai ini dapat lebih maju dan dapat mengejar ketinggalan dari ilmu dan teknologi dari negara-negara tetangga dengan tanpa meninggalkan budaya Indonesia yang sangat kaya ini. Salam sukses untuk guru Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2760992062467270120-7599747298843333147?l=belajar-dan-mengajar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/feeds/7599747298843333147/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/2009/01/life-long-learning-for-teacher.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2760992062467270120/posts/default/7599747298843333147'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2760992062467270120/posts/default/7599747298843333147'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/2009/01/life-long-learning-for-teacher.html' title='Life Long Learning For Teacher'/><author><name>Nur Arifah Drajati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03984438996275083021</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3NMvNQTKgIs/TCC6-Qo_aJI/AAAAAAAAAE0/Eud5m7vM3AI/S220/arifah1.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2760992062467270120.post-4931424955270709608</id><published>2009-01-10T01:19:00.000-08:00</published><updated>2009-01-10T01:30:10.190-08:00</updated><title type='text'>Singapore Trip 2008</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_3NMvNQTKgIs/SWhpooN9sGI/AAAAAAAAAAM/QN46H8oLSAw/s1600-h/100_8637.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5289593909058318434" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_3NMvNQTKgIs/SWhpooN9sGI/AAAAAAAAAAM/QN46H8oLSAw/s320/100_8637.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2760992062467270120-4931424955270709608?l=belajar-dan-mengajar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/feeds/4931424955270709608/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/2009/01/blog-post.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2760992062467270120/posts/default/4931424955270709608'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2760992062467270120/posts/default/4931424955270709608'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/2009/01/blog-post.html' title='Singapore Trip 2008'/><author><name>Nur Arifah Drajati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03984438996275083021</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3NMvNQTKgIs/TCC6-Qo_aJI/AAAAAAAAAE0/Eud5m7vM3AI/S220/arifah1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_3NMvNQTKgIs/SWhpooN9sGI/AAAAAAAAAAM/QN46H8oLSAw/s72-c/100_8637.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2760992062467270120.post-5099118470956472498</id><published>2009-01-10T01:11:00.000-08:00</published><updated>2009-01-10T01:17:55.683-08:00</updated><title type='text'>Acceleration Class Syllabus 2009</title><content type='html'>SYLLABUS X&lt;br /&gt;SEMESTER 2&lt;br /&gt;---------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;Nur Arifah Drajati&lt;br /&gt;08119680933&lt;br /&gt;&lt;a href="mailto:nurarifahdrajati@gmail.com"&gt;nurarifahdrajati@gmail.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.COMMUNICATION and THE WEB&lt;br /&gt;December 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.THE SEA AND MOUNTAINS&lt;br /&gt;January 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. DANCE, MUSIC, AND PICTURES&lt;br /&gt;February 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Exam and Task:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Listening : Individual (December 2008 – February 2009)&lt;br /&gt;Exam: UAS&lt;br /&gt;Reading : Task: Finding articles from web, fact file and opinion&lt;br /&gt;(in group of 3) December 2009&lt;br /&gt;Exam: UAS (all themes)&lt;br /&gt;Speaking : Presentation in group of 3 January 2009 (based on the themes&lt;br /&gt;Of reading)&lt;br /&gt;Storytelling of Indonesian stories or reading news (individual)&lt;br /&gt;Writing : Task : Writing invitation letter or brochure (February 2009)&lt;br /&gt;Exam: Writing description&lt;br /&gt;Sources:&lt;br /&gt;New Opportunity ( CD, Students book, Workbook)&lt;br /&gt;Get Start to Learn&lt;br /&gt;Longman Exam Dictionary&lt;br /&gt;Longman Contemporary Dictionary&lt;br /&gt;Jakarta Post and Youthspeak&lt;br /&gt;Read to Write&lt;br /&gt;Rich (Values Education)&lt;br /&gt;CNN, Australia News, Metro News&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2760992062467270120-5099118470956472498?l=belajar-dan-mengajar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/feeds/5099118470956472498/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/2009/01/syllabus-x-semester-2-nur-arifah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2760992062467270120/posts/default/5099118470956472498'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2760992062467270120/posts/default/5099118470956472498'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajar-dan-mengajar.blogspot.com/2009/01/syllabus-x-semester-2-nur-arifah.html' title='Acceleration Class Syllabus 2009'/><author><name>Nur Arifah Drajati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03984438996275083021</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3NMvNQTKgIs/TCC6-Qo_aJI/AAAAAAAAAE0/Eud5m7vM3AI/S220/arifah1.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
